Archive for November2 , 2007
Teknologi Membran akan Merubah Agroindustri
Teknologi membran merupakan salah satu teknologi pemisahan yang sangat berguna dalam pengembangan agroindustri, teknologi ini mampu mensterilkan produk makanan yang berfasa cair tanpa dilakukan pemanasan. Di Indonesia Teknologi ini masih tergolong baru karena masih belum familiarnya masyarakat dengan teknologi ini.
Beberapa industri yang dapat diterapkan adalah industri minuman, industri gula, industri air tawar dari air laut (cocok untuk PDAM dan pulau terpencil), pengolahan limbah cair dan lain-lain.
Permasalahan mendasar yang sekarang dihadapi adalah teknologi ini masih tergolong MAHAL karena komponen membrannya harus di impor, untuk itu diperlukan banyak riset agar Indonesia mampu untuk memproduksi sendiri membran, dengan harapan teknologi ini mampu untuk di adopsi oleh Usaha Kecil Menengah
Ampas Melinjo Sangat Potensial Untuk Agroindustri Krupuk Melinjo
Ampas melinjo ternyata masih sangat potensial untuk digunakan sebagai agroindustri skala UKM industri krupuk. hal ini terungkap dari hasil ujicoba yang telah dilakukan oleh Mahasiswa Jurusan Teknologi Industri Pertanian. dari hasil ujicoba pada skala pilot plant, bahan baku yang didapatkan dari limbah ekstraksi minyak atsiri dari biji melinjo ini, masih layak di produksi pada skala UKM dengan kapasitas produksi per harinya sebesar 50 kg.
Uji coba yang telah dilakukan pada UKM industri krupuk di daerah Landungsari Kec. Dau Kabupaten Malang tersebut mampu memberikan aroma layaknya aroma emping melinjo, dengan mutu yang hampir menyamai mutu emping melinjo ini sangat cocok bagi pada pecinta emping melinjo namun belum cukup uang untuk membelinya, rencananya hasil produksi emping melinjo ini akan dijual dengan harga Rp. 8000 per kilogramnya (dalam keadaan mentah), harga ini sangat terjangkau jika dibandingkan dengan harga dari emping melinjo yang asli.
Komentar Terbaru